PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK NEGERI 3 KAB. TANGERANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.59638/teknos.v3i1.589Kata Kunci:
Kemampuan Berpikir Kritis, Problem Based Learning, PKKR, SMK.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan (PKKR) kelas XI TKR di SMK Negeri 3 Kabupaten Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, pretest, posttest, dan soal esai berbasis studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa: rata-rata skor penilaian meningkat dari 2,14 menjadi 3,45, dan skor posttest meningkat dari 4,00 menjadi 8,90. Penerapan PBL efektif dalam melatih siswa untuk menganalisis masalah, menemukan solusi, serta meningkatkan hasil belajar. Hal ini membuktikan bahwa PBL merupakan strategi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran vokasional
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Faisal Haris, Ikhsanuddin, Sulaeman Deni Ramdani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



