Analisis Pengaruh Konten Youtube terhadap Perkembangan Kemampuan Berbicara Anak
DOI:
https://doi.org/10.59638/isolek.v3i1.543Kata Kunci:
Children, Speaking Ability, Youtube ContentAbstrak
Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang harus dikembangkan dan dikuasi oleh anak-anak sejak dini. Pada era digital seperti saat ini, perkembangan teknologi menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kehidupan anak-anak. Salah satu produk dari perkembangan teknologi saat ini adalah media sosial seperti Youtube. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten Youtube terhadap perkembangan kemampuan berbicara anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi. Sementara itu, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara melalui instrumen pedoman wawancara. Adapun narasumber wawancara yaitu seorang anak berusia 6 tahun sebagai narasumber utama dan orang tua sang anak sebagai narasumber pendukung. Berdasarkan pada hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa konten Youtube memiliki pengaruh terhadap perkembangan kemampuan berbicara anak. Hasil wawancara menunjukkan bahwa anak yang awalnya pemalu dan pendiam mengalami peningkatan kepercayaan diri serta kemampuan berbicara setelah rutin menonton konten Youtube, khususnya kanal Youtube Queen Lala. Meskipun demikian, hasil penelitian ini juga tetap menggarisbawahi mengenai pentingnya peran pengawasan dan pembatasan orang tua terhadap akses serta konsumsi konten Youtube anak. Hal tersebut dilakukan supaya dapat memaksimalkan pengaruh positif dan meminimalkan pengaruh negatif konten Youtube terhadap perkembangan kemampuan berbicara anak. Lebih lanjut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan sekaligus pemahaman bagi orang tua, tenaga pendidik, atau masyarakat luas mengenai pengaruh konten Youtube terhadap perkembangan kemampuan berbicara anak.
Referensi
Al Hakim, R., Mustika, I., & Yuliani, W. (2021). Validitas dan reliabilitas angket motivasi berprestasi. FOKUS: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 4(4), 263-268.
Alya, N., Azia, A. N., Hidayah, U. N., Alisia, N., Kartika, N. A., & Latief, F. (2025). Pemanfaatan Video Animasi Edukatif dalam Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Jambura Early Childhood Education Journal, 7(1), 39-52.
Amelia, R. F., & Lestari, T. (2021). Tanggapan orang tua mengenai pengaruh youtube terhadap emosi anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1482-1489.
Aprinawati, I. (2017). Penggunaan media gambar seri untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 72.
Cahyani, P. A. H. I., & Rasna, I. W. (2020). Pengaruh media youtube “BabyBus” terhadap keterampilan berbicara anak usia 2 tahun. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 9(2), 95-102.
Fadhillah, N., Kusumawardani, R., & Rosidah, L. (2023). Pengaruh Penggunaan Youtube Untuk Kemampuan Berbicara Pada Anak Usia 4-5 Tahun. Generasi Emas, 6(1), 15-20.
Fika, Y., Meilanie, S. M., & Fridani, L. (2019). Peningkatan Kemampuan Bicara Anak melalui Bermain Peran Berbasis Budaya. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 50.
Firmansyah, M. B. (2018). Model Pembelajaran Diskusi Berbasis Perilaku Berliterasi Untuk Keterampilan Berbicara_Bayu_sept_2017.
Jahja, Y. (2011). Psikologi perkembangan. Kencana.
Julianti, D., & Siagian, I. (2023). Analisis Pengaruh Bahasa Daerah Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(2), 5829-5836.
Kurniasih, E. (2019). Media digital pada anak usia dini. Jurnal Kreatif: Jurnal Kependidikan Dasar, 9(2), 87-91.
Kurniawan, M. S., Wijayanti, O., & Hawanti, S. (2020). Problematika dan strategi dalam pembelajaran bahasa indonesia di kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD), 1(1), 65-73.
Larosa, A. S., & Iskandar, R. (2021). Analisis keterampilan berbicara siswa melalui pantun di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3723-3737.
Lestari, I. (2021). Perkembangan bahasa pada anak usia 3-4 tahun. Jurnal Kualita Pendidikan, 2(2), 113-118.
Lince, L. (2022, May). Implementasi kurikulum merdeka untuk meningkatkan motivasi belajar pada sekolah menengah kejuruan pusat keunggulan. In Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai (Vol. 1, pp. 38-49).
Mahardhika, F., Kusumawardani, R., & Asmawati, L. (2023). Pengaruh media YouTube terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun. Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 7-21.
Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Kampret Journal, 1(2), 1-10.
Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan fenomenologi dalam penelitian kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4445-4451.
Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826-833.
Nurwida, M. (2016). Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Story Telling Untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif, 20(2).
Oktari, R. (2023). Dampak konten Youtube terhadap perkembangan bahasa anak. Journal on Teacher Education, 5(1), 528-537.
Panjaitan, P. U., Sulistia, I., Nuraini, I., & Noviyanti, S. (2023). Pengaruh Aplikasi Youtube Terhadap Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia Dini. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 7453-7460.
Purwadi, H., Fitriyani, L., & Hidayatullah, M. R. (2023). HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN APLIKASI YOUTUBE DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA (SPEECH DELAY) PADA ANAK USIA 2-6 TAHUN. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 6415-6420.
Rakiyah, S. (2021). Strategi Peningkatan Kemampuan Bicara Anak Usia 3 Tahun Melalui Youtube. KOMUNIKOLOGI: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 5(1), 56-66.
Ratnasari, E. M., & Zubaidah, E. (2019). Pengaruh penggunaan buku cerita bergambar terhadap kemampuan berbicara anak. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(3), 267-275.
Rohmah, B., & Aziz, T. (2024). Perkembangan bahasa anak usia dini di era digital: dampak media youtube, peran pengasuhan, dan perubahan sosial. Jurnal Warna: Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 9(2), 213-229.
Room, R., & Syukriady, D. (2024). Sapaan Santun Iye Dan Tabe Dalam Falsafah Budaya Suku Bugis-Makassar. ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra, 2(2), 344-355.
Setiawati, E., & Ulfah, A. (2018). Meningkatkan perkembangan berbicara anak melalui bercerita menggunakan flannel boards. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 98-109.
Sumaryanti, L. (2017). Peran lingkungan terhadap perkembangan bahasa anak. Muaddib: Studi Kependidikan dan Keislaman, 7(01), 72-89.
Zahro, U. A., Noermanzah, N., & Syafryadin, S. (2020, October). Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Anak dari Segi Umur, Jenis Kelamin, Jenis Kosakata, Sosial Ekonomi Orang Tua, dan Pekerjaan Orang Tua. In Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Dan Sastra (pp. 187-198).
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Dimas Hermawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar | Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 09 No. 29 Makassar, Sulawesi Selatan Indonesia| International Journal of Community Service Learning is licensed under This work is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.


