Peran Guru dalam Proses Pembelajaran Siswa Anak Berkebutuhan Khusus di UPTD SDN Keleyan 1
DOI:
https://doi.org/10.59638/jee.v2i2.213Kata Kunci:
Peran guru, Anak berkebutuhan khusus, lamban belajarAbstrak
Guru sebagai penyelenggara pendidikan memiliki peran penting dalam mengambangkan potensi dan kemampuan peserta didik guna membuat mereka menjadi sosok yang berguna bagi hidupnya. Hal ini lah yang melatarbelakangi peneliti untuk membahas berkaitan dengan peran guru dalam proses pembelajaran tekhusus untuk anak berkebutuhan khusus. Melalui hasil wawancara yang dilakukan peniliti di UPTD SDN Keleyan 1 diketahui bahwa terdapat anak berkebutuhan khusus yang termasuk kedalam kategori anak berkebutuhan khusus tipe slow learner. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penilitian kualitatif dengan teknik analisis data melalui tiga tahapan yakni mengorganisasikan, mensintesis, dan mengidentifikasi. Pengumpulan data dilakukan selain dari literatur, peniliti melakukan wawancara dan pengamatan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah guru berperan dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian khusus, mengelola strategi dan materi yang dibedakan antara anak reguler dan anak berkebutuhan khusus, menciptakan suasana kelas yang nyaman, melakukan latihan yang berulang-ulang dan konsisten, dan menggunakan media pembelajaran.
Referensi
Cahya, L. S. (2013). Adakah ABK di Kelasku, bagaimana Guru Mengenali ABK di Sekolah. Yogyakarta: Familia.
Dermawan, O. (2018). Strategi Pembelajaran Bagi Anak berkebutuhan Khusus di SLB. Psymphatic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 886-897.
Desiningrum, D. R. (2016). Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: psikosain.
Djamarah, S. B. (2005). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif (suatu pendekatan teoritis psikologis). Jakarta: Rineka Cipta.
Heward, W. L. (2003). Exceptional Children: An Introduction to Special Education. New Jersey: Merril, Pretince Hall.
Khobir, K., Yusuf, M., & Alhusaini, A. (2019). Keterampilan guru dalam Mengelola kelas untuk Anak Berkebutuhan Khusus. JMKSP: Jurnal manajemen, kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan, 194-201.
Kristiawan, M., & Rahmat, N. (2018). Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Inovasi Pembelajaran. Jurnal Iqra': Kajian Ilmu Pendidikan, 3(2), 373-390.
Lian, B., Kristiawan, M., & Fitriya, R. (2018). GivingCreativity Room To Students Through The Friendly School’sProgram. International JOurnal of Scientific & Technology Research, 7(7).
Lieng, G. (2008). Belajar Efektif dan Efisien. Yogyakarta: Kanasius.
Listia, W. N. (2015). Anak Sebagai Makhluk Sosial. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 1(1), 14-23.
Mangunsong, F. (2009). Psikologi dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Depok: Lembaga Pengembangan Saran Pengukuran dan Pendidikan Psikologis (LPSP3) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPUI).
Mansir, F. (2021). Paradigma Pendidikan Inklusi Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Dinamika Pada Sekolah Islam. Tadrib, 7(1), 1-17.
Mansyur, A. R., & Bunyamin, A. (2022). Telaah Problematika Anak Slow learner dalam Pembelajaran. ELJOUR: Education and Learning Journal, 3(1), 28-35.
Murtianingsih, Kristiawan, M., & Lian, B. (2019). The Correlation Between Supervision of Headmaster and Interpersonal Communication with Work Ethos of The Teacher. European Journal of Education Studies, 6(1), 246-256.
Ndasi, A. A., & dkk. (2023). Peran guru dalam memberikan Layanan Pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Inklusi, 1(2), 173-181.
Nurfadhillah, S., Faziah, S. N., & Fauziah, S. N. (2022). Analisis Strategi Guru dalam Mengajar Siswa Lambat Belajar atau Slow learner di kelas II SDN Kunciran Indah 7. MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains, 2(1), 53-63.
Octavia, S. A. (2021). Profesionalisme Guru dalam Memahami Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: Deepublish.
Palupi, D., & Darmahusni. (2017). Pembelajaran Menulis Deskriptif Bahasa Inggris di Kelas X Pada Siswa Lamban Belajar (Satuan kajian Etnografi di Sekolah Budi Waluyo, Jakarta). Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 16(2), 78-105.
Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 7911-7915.
Ridha, A. A. (2021). Memahami Perkembangan Siswa Slow learner. Aceh: Syiah Kuala University Press.
Rusdiana, Sulistryani, & Ramadhan, I. (2021). Analisis Proses Belajar Mengajar Berbasis Literasi pada Mata Pelajaran Sosiologi di Madrasah Aliyah Islimiyah Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 10(2), 1-9.
Santoso, H. (2019). Cara Memahami dan Mendidik Anak berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: PT Gosyen Publishing.
Simamora, D. F., Enjelina, Marpaung, S. N., Bara, I. F., Manik, A. P., & Widiastuti, M. (2022). LAYANAN PENDIDIKAN INKLUSI TERHADAP ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR). Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(6), 456-463.
Surahman, S., & Mukminan. (2017). Peran Guru IPS Sebagai Pendidik Dan Pengajar Dalam Meningkatkan Sikap Sosial Dan Tanggung Jawab Sosial Siswa SMP. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 4(1), 1-13.
Tansley. ( 1977). The Education of Slow Learning Children. London: Routledge Paper Back.
Triyanto, & Permatasari, D. R. (2017). Pemenuhan Hak Anak berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi. CORE, 25(2), 176-186.
Wexley, K., & al, e. (2005). Perilaku Organisasi Dan Psikologi Personalia. Jakarta: Pt Rineka Cipta.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Salsabil 'Aqiilah, Nova Estu Harsiwi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






